Banjir Mattirobulu, 30 Rumah Rusak

Oleh : Zainal N

Setelah dihantam hujan keras selama tiga malam berturut-turut, akhirnya hulu sungai pada gugusan Mattirobulu meluapkan airnya yg membuat banjir hingga ke hilir

Akibat banjir tersebut sesikit dua dusun, Dusun II dan Dusun III Desa Mattirobulu Kec.Tiwu Kab Kolaka Utara menderita dampak air bah.

“Sedikitnya 30 rumah yg ada di Dusun II, dan sebuah jembatan gantung rusak berat,” ungkap Kades Mattirobulu, Riski Handayani.

Praktis kata Kades Perempuan ini kedua dusun tersebut terisolasi, baik krn tidak adanya suplai bantuan yang masuk krn jembatan putis, maupun komunikasi juga macet karena lairan listeik mati total.

Bahkan perkembangan terakhir, meski air perlahan-lahan mulai surut, tapi longsor telah terjadi di Dusun  III, dan sampai saat ini belum diterima informasi lanjutan.

Riski juga sudah menghimbau ke seluruh warganya agar jangan beraktivitas di pinggir sungai, bahkan rumah-rumah yang ada di bantaran sungai dikosongkan saja.

“Kami sudah minta seluruh warga agar menjauhi bantaran sungai, baik krn ancaman banjir susulan, maupun karena longsor,” imbuhnya.

Selain itu, sang Kades juga telah menghadap ke Bupati Kolut untuk koordinasi penanggulangan, minimal untuk tanggap bencana dengan siaga 1. 

 


HARI KESAKTIAN PANCASILA

Dengan hormat,

       Pada hari ini Rabu Tanggal Tiga Puluh Bulan Oktober Tahun 2025 Pukul, 02.30 wita telah terjadi Bencana Banjir sehingga dampak yang ditimbulkan, merusak sarana umum yang sudah ada dan sarana milik masyarakat.

       Olehnya  itu  kami  atas  nama pemerintah Desa Mattiro Bulu Kabupaten Kolaka Utara. Melaporkan kejadian tersebut dan bermohon Kepada Bapak Bupati Kolaka Utara untuk ditindak lanjuti kejadian tersebut.

       Demikian laporan ini kami sampaikan atas segala bantuannya, kami atas nama Masyarakat Desa Mattiro Bulu mengucapkan banyak terima kasih.